Sebenernya, bingung mulai dari mana. Tapi, mari kita coba~ Tentu sebelumnya, mau bilang makasih untuk, segala hal yang sudah terjadi wkwkw, duh maaf agak awkward pembukaannya. Soalnya masih mixed feeling nich.. Bingung harus seneng atau sedih jujurly.. TAPI MAKASIH UDAH DIKASIH TAHU HEHE
Senin, 19 Jan 2026
Rasanyaaa, baru kemarin aku seneng banget, sampai temen sedivisi bilang "kok lo banyak banget energinya hari ini.". Tentunya, hari ini, hari yang ku tunggu, selain karena video dokumenter CBS sudah jadi, akhirnya Annora masuk ke kantor lagi yeay!! Kantor jadi rame~
Sabtu, 17 Jan 2026
Saking TIDAK SABARNYA (haft gengsinya saya tulis kalau saya kangen), aku akhirnya menemukan alasan, supaya aku bisa menyambutnya alias bertemu di hari kedatangannya. Aku ingin sekali jemput ke bandara, sudah ku tanya dan cocokkan agenda, tapi ku urungkan takut dia tidak nyaman, mengingat hari kedatangannya hari Sabtu, jadi aku menahan diri untuk tidak menerobos garis batas tersebut, apasih garis introvert? Garis bentengnya? Garis independensi? Garis recharge energi?
Agak ragu ia akan naik kereta, karena dia pernah bilang kalau dia tidak suka kalau sendirian? Ya sebut saja malas, dan benar saja dia akhirnya naik grab car. Kenapa tidak ku tekan saja pesan itu? Setidaknya mencoba bertanya jika dia mau.
Aku masih menahan diri bergumul dengan "andai saja", menyibukkan diri sampai jam empat sore, berusaha tidak sabar memakan roti ganda dan selai srikaya, padahal ingin ketemu, gatau kaya kangen aja, pengen lihat sejauh apa perubahan di dirinya. Aku mau jadi orang pertama yang tahu sebelum ia benar-benar hadir di Cyber 2.
Tidak ada agenda berarti di sore itu, tapi aku gengsi mengakui bahwa aku keluar hanya ingin mengantar makanan ini, aku tau rasanya jadi anak rantau yang baru datang ke Jakarta (tentunya didukung dengan pertemanan-pertemanan sebelumnya), jadi aku tidak mau ia sedih berlarutan dan aku ingin membuatnya merasa, di Jakarta ini dia tidak sendirian, ada orang selain keluarga yang tetap memberi perhatian. Semoga malam ini diatidak kesepian.
Seperti biasa, dia tidak membalas lagi pesan ku, semoga tidak muak untuk dimakan dan tidak lama homesicknya.
Senin, 20 Jan 2026
Tapi... malam ini ku simpulkan, ternyata aku sangat menyesal tidak mengambil keberanian itu. Karena, kini ku sadari, penjemputan itu tidak akan pernah terjadi, tak akan lagi ku dapati pembicaraan kecil di kereta bandara. Dalam hati, semoga bisa ku antar nanti dan yaa semoga ada ke Jakarta lagi yaa.
Sebelum masuk mobil, takut banget sebetulnya air mata netes, karena aku kaget akan secepat ini perpisahannya WKWKW. BUT YEAH HERE WE GO AGAIN.
"Any lesson you refuse to learn will repeat until you do."
Waktu di mobil, cuma bisa curi-curi lihat ke luar, lirik sana lirik sini, tapi yak air mata aku jatuh. Pura-pura aku cari minum ketika berada di mobil, bukan karena aku tidak bawa tumblr, tapi masih kaget? tersentak? Leher ku rasanya seperti dicekik, jadi aku belum bisa ngomong. Pengen ngomong tapi WADAW GA BISAA YA TERNYATA COYYY. PITA SUARA INI BERGETARRR. Perasaan lama muncul dan harus hadapi kembali. Katanya kalau yang dirasain di tenggorokan itu ya artinya perasaan sedih kan?
Biasanya, di perjalanan, tak akan ku biarkan hening tercipta, karena seiring roda mobil berputar, aku tau waktuku tak lagi lama. Jadi, aku ingin membuatnya terus bercerita.
Namun, malam ini ku biarkan ada kekosongan percakapan, jeda jeda pembicaraan di sel-sela tercekiknya kerongkongan, aku ingin menelan ludah tapi air mataku ternyata harus berjatuhan. Jadi, ku buat otaknya berlompatan dengan pertanyaan yang tidak berurutan, tidak ada konteks pernyataan, bukan karena kehabisan topik pembicaraan ataupun bosan. Tapi, aku tidak mau menunjukkan kesedihan dan menambah AV satu pikiran selain kesembuhan.
Padahal sudah ku siapkan berbagai rencana, tapi mulut ku melontarkan pernyataan-pernyataan selain rencana tersebut, karena aku tidak mau ia berpikir, karena ia cerita seperti itu aku langsung berubah, padahal tidak. Aku banyak berkata "Oh, gapapa nanti masih bisa ketemu kalau main ke Sumatera" dan hal lainnya yang tidak tahu akan jadi realita, seakan-akan aku ingin bilang, perpisahan ini tidak ada apa-apanuya. Toh, bukan pisah di dunia.
Tak kusangka aku berhadapan dengan hal ini lagi, sebuah perpisahan fana dengan kolega haha.
Dalam diri ku berkecamuk, aaa ini dia, datang lagi ujian ku, mungkin yang sebelumnya tidak berhasil mendewasakan ku atau memang aku ditakdirkan untuk bertemu hal seperti ini lagi?
Nor, masih banyak yang aku mau kasih tahu, tapi gamau kamu overwhelmed. Tau ga? Aku udah punya banyak wishlist tapi kayaknyaaa bakal susah terjadi ya tapi mari kita coba wujudkan wkwkw.
1. Pengen photobox, semoga beneran gas
2. Pengen wiskulan tapi kan habis behel jadi susah wkwkw
3. Pengen duduk satu bis bareng (bahkan bukan buat kick-off ya ini wkwkw) KARENA WOI LO SERU BGT NYESEL BGT PAS DI KL KNP GA ADA DUDUK BARENG
4. Pengen ngajak travelling bareng, mana ya *** kali ya wkwkw
5. Pengen buat zine aaa ini kan project tahun ini
6. Pengen ke PIM/Pandora ramean belum kesampean, walau sebetulnya males tapi yaudah lah yang penting ada Nora
7. Pengen buat kaos
8. Pengen buat banyak handmade gifts~
Tau kenapa? Karena kan katanya abis kick-off mau pendiem, mana udah taruhan lagi ya wkwkw. Jadi... sebelum aku perlahan menjauh, pengen punya kenangan itu wkwkw jahat ya. Engga sih, ga akan bisa. Makanya selalu nanya lagi, ini pendiemnya ke siapa? Biar tau aku harus bersikap seperti apa.